Beatbox
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Beatbox merupakan salah satu bentuk seni yang mengfokuskan diri dalam menghasilkan bunyi-bunyi ritmis dan ketukan drum, instrumen musik, maupun tiruan dari bunyi-bunyian lainnya, khususnya suara turntable, melalui alat-alat ucap manusia seperti mulut, lidah, bibir, dan rongga-rongga ucap lainnya. Pemain beatbox atau lebih dikenal dengan beatboxer, mampu mendemonstrasikan segala bentuk bunyi-bunyian dengan handal. Beatbox selalu dikaitkan dengan vokal perkusi maupun dengan multivokalisme. Meskipun pada dasarnya sama, namun secara umum perbedaan Beatbox terletak pada keterkaitannya dengan budaya dan musik Hip Hop[1]. Meski demikian pada prakteknya beatbox juga diterapkan untuk genre musik lainya seperti Rock, Pop, R&B, dan sebagainya.
Daftar isi[sembunyikan] |
[sunting]Sejarah Beatbox
[sunting]Tradisional
Imitasi suara sudah dikenal masyarakat dunia sejak dahulu kala. Meskipun tidak ada hubungan langsung dengan budaya Hip Hop, seni-seni vokal perkusi seperti musik Bol diIndia, Kouji di China, maupun teknik vokla perkusi dari Afrika turut menjadi landasan dalam beatboxing. Di Indonesia sendiri terdapat tari kecak yang musik latarnya merupakan paduan dari bunyi-bunyi dari kosakata tertentu.
[sunting]Era Hip Hop
Beatbox dalam dunia Hip Hop mulai dikenal pada tahun 1980-an. Kata "beat box" secara harfiah mengacu pada mesin drum generasi pertama, oleh sebab itu para beatboxer pada era tersebut sering dijuluki sebagai "Human Beat Box". Musisi yang menjadi pelopor diataranya Doug E. Fresh, Darren "Buffy" Robinson dari grup The Fatboys, dan Leonardo "Wise" Roman dari Stetsasonic. Masing-masing musisi mempelopori ciri khas dan gaya yang berbeda-beda dan menginspirasi generasi beatboxer berikunya. Selain menghasilkan suara ketukan dan ritme, pada era ini musisi Biz Markie juga memperknalkan teknik MCing dan menyanyi yang digabungkan dengan suara perkusi.
[sunting]Era Modern
Pada dekade 1990-an, musisi Beatbox banyak sekali bermuculan dan juga berkonstibusi dalam penyebaran beatbox ke seluruh penjuru dunia. Beatboxer yang cukup tersohor antara lain Vaughan Chadderton, Rahzel, Kenny Muhammad, Babeli, Eklips, Joseph Poolpo, Alem, serta Matisyahu. Perkembangan Internet juga memberi dampak positif bagi perkembangan beatbox di seluruh dunia.
Pada tahun 2005, untuk pertama kalinya diadakan kejuaraan beatboxing sedunia di Leipzig, Jerman. Kejuaraan ini diikuti oleh Beatboxer dari seluruh penjuru dunia seperti Tom Thumb dan Joel Turner dari Australia, White Noise dari Irlandia, Roxorloops dari Belgiua), Poizunus dari Kanada, serta Faith SFX dari Inggris. Di akhir kejuaraan, dinobatkanlah Joel Turner dari Australia sebagai pemenang pertamannya. Sedangkan posisi runner-up diberikan kepada Roxorloop dari Belgia.
Pada tahun 2009, Kejuaran beatbox dunia ke-2 diselenggarakan oleh Bee Low (petinggi Beatbox Battle) di Berlin,Jerman. Diikuti oleh banyak beatboxer hebat dari seluruh dunia seperti Krnfx dari Kanada , Dharni dari Singapura , Skiller dari Bulgaria , Vahtang dari Rusia, Zede dari Swiss . Final adalah Zede melawan Vahtang dan akhirnya kejuaraan beatbox dunia ke-2 dimenangkan oleh Zede dari Swiss.
Pada 31 Maret 2012 kejuaraan beatbox dunia ke-3 diselenggarakan kembali oleh Beatbox Battle di Berlin,Jerman. Untuk pertama kalinya Indonesia berpartisipasi kejuaraan beatbox dunia yang diikuti oleh Billy BdaBX. Lewat audisi online wildcard pun banyak beatboxer dari Indonesia yang mencoba ikut audisi seperti Lazuandi dari Depok, Jawa Barat. Final kejuaraan beatbox dunia ke-3 ini adalah Skiller dari Bulgaria melawan Alem dari Perancis . Juara beatbox battle dunia ke-3 diambil oleh Skiller,dan Alem pada posisi runner up. Meskipun Billy BdaBX dari Indonesia belum memenangkan kejuaraan ini,tapi ini langkah awal yang sangat bagus untuk Indonesia .
Kecintaan seseorang terhadap musik, memang selalu membawa cerita tersendiri yang patut dibanggakan. Seperti yang dialami oleh Lloyd Popp, seorang pemain Talkbox pertama di Indonesia, yang sukses menginjakkan kaki di Brazil berkat kebisaannya memainkan alat musik yang unik tersebut. Berawal dari perkenalannya di internet dengan seorang DJ yang telah menangani legenda Hip Hop dunia, Lloyd Popp pun dilirik untuk menampilkan keahliannya di luar negara-negara Asia. Kesulitannya memperkenalkan Talkbox di dalam negeri seakan terbayar ketika sebuah peluang datang dan memberinya kesempatan untuk beraksi di mata internasional.
Hip Hop Pagi Lloyd Popp, apa kabar?
Baik, Alhamdulillah.
Lama nggak kelihatan di acara-acara Hip Hop dalam negeri, sedang sibuk apa sekarang?
Sekarang sedang sibuk rekaman buat rekan-rekan musisi dan tetap performing.
Dengar-dengar baru pulang dari Brazil, ya? Bisa cerita tentang keberangkatannya ke sana?
Yup! Saya diundang oleh DJ Zegon dari grup N.A.S.A yang telah bekerja dengan legenda Hip Hop, seperti Method Man, Ol’ Dirty Bastard (R.I.P), FatLip dari group Pharcyde, dan legenda funk George Clinton, dan lain-lain. Zegon adalah pribadi yang sangat menginspirasi, sangat open minded, humble, dan merupakan seniman sejati. Kami kenal lewat internet sejak lama dan berencana untuk membuat project, dan akhirnya terwujud lewat event di Brazil bernama Sonar Sao Paulo yang diselenggarakan 11 dan 12 mei 2012. Kebetulan saya perform pada tanggal 11. Sonar sendiri adalah festival international yang sudah dan akan berjalan di negara-negara di luar Brazil.
Ada konsep berbeda yang ditampilkan saat perform?
Ada konsep berbeda yang ditampilkan saat perform?
Formatnya adalah DJ Zegon featuring yang disebut Sonidos Unidos Sound System (S.U.S.S) idenya adalah menyatukan berbagai macam kultur. S.U.S.S di project ini adalah adalah Laudz (Produser muda dari Brazil), Rapadura, dan guest star Rasyid (2 rapper besar dari Brazil). Kemudian, Fatlip -rapper legendaris dari grup old school Hip-Hop Pharcyde- dan saya dari Indonesia sebagai pemain Talkbox. Kurang lebih saya membawakan lagu sekitar 8 lagu, dan bergabung dengan FatLip

Courtesy of rapnacional(dot)com

Lloyd Popp, DJ Zegon, dan SUSS
Wah, konsep yang menarik dan bisa menjadi inspirasi. Lalu, berapa lama di sana?
Kurang lebih seminggu. Saya sempat menelusuri restaurant, mall, studio, club, mendatangi acara festival, dan vip area.
Pastinya ada pengalaman menarik kan selama di Brazil?
Pastinya ada pengalaman menarik kan selama di Brazil?
Cukup banyak. Salah satunya adalah ketika saya, teman saya DJ Crip (resident DJ Domain yang ikut menemani saya di sana), dan Fat Lip sedang berjalan di jalanan Sao Paulo malam hari, dan kemudian ada fans Fatlip yang mengenali dirinya. Kemudian suasana menjadi ramai, dan salah satu pengalaman lucu adalah ketika saya dijemput di Airport, saya langsung masuk ke mobil ke tempat “pengendara” karena saya terbiasa di Indonesia yang mana stirnya berada di sebelah “kanan”. Ha ha ha ha ha …

Lloyd Popp & DJ Zegon

Lloyd Popp & Fatlip
Nah, kalau boleh tahu, Lloyd Popp sudah pernah perform di negara mana saja?
Negara Indonesia dan Brazil.
Jadi, Lloyd Popp menjadi pemain Talkbox pertama dari Indonesia yang berhasil unjuk gigi sampai ke Brazil?
Jadi, Lloyd Popp menjadi pemain Talkbox pertama dari Indonesia yang berhasil unjuk gigi sampai ke Brazil?
Saya rasa begitu karena menurut manager DJ Zegon, Gui, saya adalah tamu pertama Zegon yang berasal dari Asia.
Back to the basic career, sempat kesulitan nggak untuk memperkenalkan Talkbox ke masyarakat?
Cukup sulit. Ironinya adalah kesulitan terasa lebih sulit di negeri sendiri, berbeda dengan luar Indonesia. Sebagian di sini cenderung melihat permainan Talkbox merupakan sesuatu yang “konyol” karena melihat orang memasukkan selang ke mulut dan bersuara aneh. Namun, seiring berjalan waktu dan dengansupport dari sebagian teman dari dalam dan luar negeri, mereka pun menyadari bahwa Talkbox adalahinstrument yang memerlukan keterampilan khusus juga menjadi fondasi westcoast Hip-Hop dan Old School R&B, dan mulai menghargai nya.
Dari mana awalnya Lloyd Popp mengenal&mempelajari alat musik ini?
Dari mana awalnya Lloyd Popp mengenal&mempelajari alat musik ini?
Saat remaja, saya penggemar musik westcoast Hip-Hop yang kemudian mempelajari sejarah musik G-Funk, kemudian menyadari bahwa fondasi mereka berasal dari old school funk. Dari aliran musik old school funk itulah saya mengenal instrument musik Talkbox yang dipopulerkan oleh group Zapp & Roger. Merekalah inspirasi terbesar saya. Kemudian, saya mempelajari sendiri dan berkenalan dengan Talkboxplayer dari Amerika dan Amerika Latin, seperti Martin Ross, Dr. Slam, & Beatz.
Umumnya, Talkbox masih jarang dikenal di Indonesia. Boleh tahu alasan Lloyd Popp memilih Talkbox?
Talkbox yang digabung dengan gitar sebenarnya cukup umum di kalangan band rock. Namun, memang Talkbox dengan synth dan kemudian dibuat “bernyanyi” dengan kata-kata seperti yang saya lakukan saat dulu itu, memang masih sangat awam atau mungkin belum ada di Indonesia. Belum ada juga yang menspesialisasikan dirinya sebagai talkbox player. Maka itulah, saat itu saya memutuskan untuk mempelajarinya karena menurut saya talkbox itu unik dan tetap berada di jalur original saya dalam bermusik, yaitu Hip-Hop.
Pergerakan yang cukup berani, ya. Apa ada proyek besar yang sedang digarap saat ini?
Pergerakan yang cukup berani, ya. Apa ada proyek besar yang sedang digarap saat ini?
Sejauh ini, saya sedang proses penggarapan album dengan rekan-rekan dari luar Indonesia. Namun, itu semua masih dalam tahap proses. Kita bisa lihat nanti.
Last words, ada pesan yang ingin disampaikan?
Last words, ada pesan yang ingin disampaikan?
Sukses kepada hiphopindo.net. Terima kasih dan salam sejahtera kepada saudara-saudari yang mendukung saya & sneak ridaz familia. Jauni narkoba. Peace.

Sonar Sao Paulo ID
Sukses juga untuk Lloyd Popp. Semoga penampilan di Brazil ini menjadi pembuka karier Lloyd Popp di industri musik internasional. Peace too J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar